Menemukan Karyawan Mabuk di Jepang yang Tidur di Jalan? Ini yang Harus Kamu Lakukan!
![]() |
| Kalau menemukan karyawan mabuk di Jepang yang tidur di jalan, sebaiknya kamu bantu. Kredit Gambar: D.J. Milky/Flickr |
Ada cerita WNI pulang kerja dan menemukan karyawan mabuk di
Jepang tidur di jalanan. Banyak orang lalu lalang membiarkan karyawan itu, tapi
apa baik dibiarkan seperti itu?
Fenomena karyawan mabuk di Jepang memang bisa ditemukan,
terutama di kawasan bisnis dan hiburan setelah jam kerja. Namun, meskipun
pemandangan ini terlihat biasa bagi sebagian orang, bukan berarti orang yang tergeletak
tersebut selalu aman.
Bagi WNI yang bekerja di Jepang, memahami cara menghadapi
situasi ini penting agar kita bisa membantu tanpa membahayakan diri sendiri.
Jangan Langsung Menganggap Mereka Baik-Baik Saja
Ketika melihat orang Jepang mabuk tiduran di jalan, jangan
langsung berasumsi bahwa mereka hanya tertidur setelah minum bersama rekan
kerja. Bisa jadi mereka kehilangan keseimbangan, mengalami keracunan alkohol,
atau membutuhkan pertolongan medis.
Risikonya juga tidak kecil. Orang yang tertidur di dekat
jalan raya bisa tertabrak kendaraan, sedangkan orang yang tidak sadar dan
muntah berisiko tersedak.
Karena itu, jangan sekadar mengikuti orang-orang yang lewat
tanpa memedulikannya. Namun, kamu juga tidak perlu langsung mengguncang tubuh
orang tersebut untuk membangunkannya.
Cara Menolong Orang Mabuk di Jepang
Lalu, bagaimana cara menolong orang mabuk di Jepang dengan
aman? Pertama, perhatikan lokasi orang tersebut. Jika ia tergeletak di badan
jalan atau dekat lalu lintas, segera hubungi polisi melalui nomor 110. Jangan
mengambil risiko dengan masuk ke jalan yang ramai.
Kedua, jika situasinya aman, coba panggil dari jarak dekat
untuk mengetahui apakah ia merespons. Apabila tidak sadar, napasnya tidak
normal, atau kondisinya terlihat mengkhawatirkan, segera hubungi ambulans
melalui nomor 119.
Jika orang tersebut tidak sadar, jangan memberinya air,
makanan, atau kopi. Jangan pula meninggalkannya sendirian tanpa memastikan
bantuan sedang datang. Jika memungkinkan, mintalah bantuan petugas keamanan,
polisi, atau orang lain di sekitar.
Membantu Orang Lain Juga Bagian dari Hidup Bermasyarakat
Menolong orang mabuk bukan berarti kita harus menghadapi
semuanya sendirian. Keselamatan diri tetap menjadi prioritas, terutama jika
orang tersebut bersikap agresif atau situasinya tidak aman.
Namun, selama kita bisa membantu dengan cara yang tepat,
menghubungi petugas atau layanan darurat sudah merupakan tindakan yang berarti.
Kita tidak pernah tahu apakah orang yang tergeletak itu hanya mabuk atau sedang
mengalami kondisi yang lebih serius.
Bagi WNI yang bekerja di Jepang, memahami kebiasaan
masyarakat setempat memang penting. Namun, yang tidak kalah penting adalah
memiliki kepedulian terhadap orang di sekitar.
Sebab, karyawan mabuk di Jepang bukan sekadar pemandangan
yang bisa kita abaikan. Dengan memberikan bantuan secara aman dan tepat, kita
turut menjaga keselamatan bersama, bahkan ketika orang yang membutuhkan
pertolongan adalah orang yang tidak kamu kenal.
Kalau kamu ingin belajar lebih cara menghadapi kondisi unik
hidup di Jepang lainnya. Silahkan belajar di LPK Saitama! Kamu tidak hanya
disiapkan untuk bisa kerja di Jepang tapi juga bisa adaptasi di sana! Yuk,
wujudkan impian kerja di Jepang bersama LPK Saitama!


