Serunya Hololive Wisata ke Yogyakarta! Gak Nyangka Vtuber Jepang Banyak yang Suka

 

Gambar dari video Hololive wisata ke Yogyakarta yang memperkenalkan budaya Indonesia ke Vtuber JP.
Kredit Gambar: @hololive/YouTube

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika program Hololive wisata ke Yogyakarta benar-benar diwujudkan dalam tayangan jalan-jalan yang seru? Bukan sekadar siaran di depan layar komputer, para kreator virtual asal Jepang kini hadir langsung menyapa hangatnya suasana kota pelajar.

Penasaran bagaimana reaksi mereka saat pertama kali mencicipi gudeg atau melihat megahnya candi di tanah Jawa?

Mengenal Dulu Vtuber dan Hololive

Bagi yang belum akrab, Hololive merupakan agensi Virtual YouTuber atau kreator berwujud avatar animasi ternama asal Jepang di bawah naungan Cover Corp.

Agensi besar ini juga memiliki cabang resmi bernama Hololive Indonesia yang menaungi sembilan talenta berbakat tanah air. Selama ini, para kreator dari kedua negara tersebut memang rutin berinteraksi dan mengenalkan keunikan budaya masing-masing kepada jutaan penonton.

Agensi ini sebenarnya cukup sering memproduksi tayangan promosi ke berbagai destinasi menarik di Jepang. Namun, proyek kali ini terasa jauh lebih istimewa karena mereka memilih daerah Yogyakarta sebagai lokasi utama penjelajahan.

Lewat proyek spesial bertajuk Compass Horizon, para talenta lokal memandu langsung momen Vtuber Jepang wisata di Indonesia untuk memperkenalkan anggota grup ReGLOSS pada budaya kita.

Keseruan di Balik Momen Hololive Wisata ke Yogyakarta

Seluruh rangkaian perjalanan Hololive wisata ke Yogyakarta ini dibagi menjadi tiga episode tematik berdurasi panjang yang sangat menghibur. Pada episode wisata kuliner, Ichijou Ririka diajak mencicipi manisnya Gudeg Yu Djum lengkap dengan krecek dan sambal cabai rebus yang membuatnya kepedasan.

Ia juga berkesempatan merasakan jamuan makan ala bangsawan Kesultanan di restoran Bale Raos yang menyajikan bistik ayam Mataraman hingga minuman bir Jawa tanpa alkohol.

Berikut videonya kalau mau nonton langsung:

Keseruan berlanjut pada episode wisata budaya bersama Juufuutei Raden yang memang dikenal sangat menyukai sejarah dan kesenian. Ia tampak begitu kagum saat mendaki puncak Candi Borobudur di pagi hari dan menyaksikan langsung pertunjukan wayang kulit kisah Ramayana di Museum Sonobudoyo.

Bahkan, ia ikut mencoba tradisi panahan duduk khas kerajaan bernama jemparingan serta menikmati jamuan teh sore di Royal Ambarrukmo.

Nih videonya buat nonton keseruannya langsung:

Pada video tersebut, Juufuutei Raden menunjukan kemampuan yang tidak terduga yaitu memanah gaya Kraton secara akurat. Sesi panahan ini menjadi highlight tayangan video dan para fans banyak yang membuat fan art seputarnya. Berikut contoh fan art tersebut:

Sementara itu, episode wisata alam dan rekreasi mengajak Otonose Kanade dan Todoroki Hajime menikmati sisi santai Yogyakarta. Mereka beradu kreativitas mengambil foto di spot tangan raksasa Hutan Pinus Pengger.

Setelah itu, mereka lalu memacu adrenalin menaiki mobil buggy menyusuri luasnya Pantai Parangtritis. Perjalanan hari itu ditutup dengan bersantai menikmati segarnya air kelapa muda sambil memandangi matahari terbenam dari dataran tinggi.

Berikut video mereka berwisata tersebut:

Sambutan Hangat Penonton dan Harapan bagi Hubungan Kedua Negara

Lalu, bagaimana tanggapan netizen dari Jepang saat melihat keunikan tradisi kita? Ratusan ribu penonton langsung membanjiri kanal utama mereka dan memperlihatkan betapa positifnya pandangan netizen Jepang soal wisata Indonesia lewat ratusan komentar pujian.

Banyak penggemar Jepang mengaku terkejut melihat betapa kayanya warisan sejarah Yogyakarta, dan tidak sedikit yang langsung tertarik berkunjung ke tanah air.

Bagi anak muda Indonesia yang sedang menyiapkan diri untuk magang atau bekerja ke Jepang, tren positif ini tentu membawa keuntungan tersendiri. Saat masyarakat Jepang makin mengenal keramahan dan budaya kita, kamu punya banyak bahan obrolan menarik untuk mencairkan suasana dengan rekan kerja di sana.

Harapannya, tayangan kreatif semacam ini terus berlanjut agar kekayaan budaya Nusantara makin populer di mata masyarakat Jepang dan mempererat persahabatan kedua negara. Kalau biasanya orang Indonesia ingin ke Jepang, ternyata orang Jepang juga banyak yang jatuh cinta dengan Indonesia dengan acara ini!

Pada akhirnya, kolaborasi lintas negara ini bukan sekadar tontonan menghibur, tapi jembatan pertukaran budaya yang manis lewat kisah Hololive wisata ke Yogyakarta.

Bayangin kalau hubungan kedua negara lebih dekat, kerja ke Jepang pasti jadi lebih mudah. Bagi kamu yang mau kerja ke Jepang, jangan takut konsultasi dulu di LPK Saitama agar diarahkan lebih tepat ya!

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru