Sudah Tahukah Kamu Soal Keyboard Unik Google Jepang? Bisa Buat Ngetik Sambil Gerak!
![]() |
| Tampilan keyboard unik Google Jepang yang terasa seperti produk April Mob. Kredit Gambar: Google Japan/YouTube.com |
Keyboard unik Google Jepang mungkin terdengar seperti produk
teknologi yang aneh. Bagaimana tidak? Alih-alih pengguna menggerakkan tangan
menuju tombol, justru tombol-tombol keyboard yang bergerak mendekati tangan
pengguna.
Konsep tersebut diperkenalkan Google Jepang pada 1 Oktober
2026 melalui Gboard くるくるバージョン (Gboard Kurukuru Version).
Keyboard ini memiliki empat jalur seperti conveyor belt yang membawa tombol
menuju pengguna.
Nih, tampilan Gboard yang bergerak sendiri ini:
Keyboard yang Serius Dibuat untuk Bercanda
Konsepnya memang terdengar absurd. Namun, Google benar-benar
membuat perangkat fisiknya, bukan sekadar membuat animasi atau gambar konsep.
Setiap jalur memiliki tombol yang bergerak dan dapat
digunakan untuk mengetik. Google bahkan menyediakan rancangan serta firmware
secara terbuka agar orang yang memiliki kemampuan teknis bisa mencoba
membuatnya sendiri.
Namun, jangan buru-buru mencari produknya di toko. Google
memastikan keyboard ini tidak dijual secara komersial.
Kalau kamu menemukan video tentang keyboard Google Jepang,
jangan menganggapnya sebagai iklan produk baru yang bisa dibeli. Ini lebih
tepat disebut eksperimen teknologi yang dibuat serius dengan konsep yang
sengaja dibuat lucu.
Tradisi Keyboard Aneh Google Jepang
Ternyata ini bukan pertama kalinya Google Jepang melakukan
hal seperti ini. Gboard Jepang sudah memiliki tradisi membuat keyboard
eksperimental yang unik. Tahun 2026 bahkan menjadi proyek keyboard ke-15 dalam
rangkaian tersebut.
Sebelumnya, Google Jepang pernah memperkenalkan berbagai
konsep keyboard aneh, termasuk keyboard berbentuk telpon rotary dan keyboard
panjang. Nih, bukti videonya:
Ada alasan khusus mengapa proyek ini dirilis pada 1 Oktober.
Google menghubungkannya dengan konsep 101-key keyboard, sehingga tanggal 10/1
dibaca sebagai 101.
Tradisi ini awalnya memiliki nuansa April Mop, tetapi
kemudian berkembang menjadi proyek tahunan Google Jepang.
Berbeda dari Google Global
Lalu, kenapa Google Global tidak membuat perayaan serupa?
Bukan berarti Google Global tidak memiliki konten kreatif. Namun, proyek
keyboard ini memang berkembang sebagai tradisi khusus tim Google Jepang dan
berkaitan erat dengan konteks Gboard serta perkembangan input bahasa Jepang.
Di sinilah menariknya konten unik Google Jepang. Mereka
mengambil sesuatu yang sangat serius, yaitu teknologi input, lalu mengubahnya
menjadi eksperimen yang absurd tetapi benar-benar berfungsi.
Google Jepang juga sudah membangun ekspektasi. Setiap tahun,
audiens bisa menunggu konsep keyboard aneh berikutnya.
Bisa Dibeli atau Dibuat Sendiri
Walaupun tidak dijual, orang yang penasaran tetap bisa
mencoba membuatnya sendiri. Google menyediakan desain dan kode yang diperlukan
secara terbuka. Artinya, keyboard ini lebih cocok dianggap sebagai proyek maker
dan eksperimen teknologi daripada produk elektronik konsumen.
Keunikannya bukan karena keyboard ini lebih praktis. Justru
sebaliknya. Keyboard tersebut menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu harus
ditampilkan dengan serius.
Kadang, sebuah perusahaan teknologi bisa membuat sesuatu
yang aneh hanya untuk menghibur sekaligus menunjukkan kemampuan teknisnya.
Dan itulah yang membuat keyboard unik Google Jepang menarik.
Bukan karena kita membutuhkan keyboard yang tombolnya bergerak, tetapi karena
Google Jepang menunjukkan bahwa teknologi juga bisa menjadi bagian dari budaya
kreatif dan hiburan.
Emang Jepang punya kreativitas yang unik soal teknologi.
Kalau kamu mau lihat langsung keunikan lain teknologi Jepang seperti robot
pelayan restoran dan taxi otomatis, kenapa gak coba ke sana langsung! Jika ikut pelatihan LPK Saitama dan program IM Japan, kamu bisa kerja di Jepang dan
rasakan hidup di sana! Gimana, mau?


