Taman Shin-Yokohama Terendam Banjir Akibat Badai Jangmi, Tapi Kok Netizen Jepang Senang?

 

Tampilan Taman Shin-Yokohama yang memiliki stadium olah raga besar di dalamnya.
Kredit Gambar: @jun2suzuki0318/X.com

Berita Taman Shin-Yokohama  kebanjiran menyebar di sosial media. Taman yang biasanya digunakan untuk olahraga dan hiburan ini terpaksa ditutup akibat Sungai Tsurumi yang meluap setelah serangan Badai Jangmi pada 3 Juni 2026 lalu.

Saat melihat taman ini terkena banjir, reaksi netizen Jepang di sosial media kok malah senang? Ada apa ini?

Memahami Status Special Taman Shin-Yokohama !

Tampilan area resapan pada Taman Shin-Yokohama yang ditumbuhi banyak rumput.
Kredit Gambar: /Flickr

Saat melihat Taman Shin-Yokohama   untuk pertama kali, banyak orang mungkin mengira tempat ini hanyalah taman olahraga biasa.

Di kawasan ini terdapat Nissan Stadium, lapangan sepak bola, jalur lari, skatepark, area bermain, hingga ruang terbuka hijau yang sering digunakan masyarakat untuk berolahraga dan bersantai.

Namun di balik fungsi rekreasinya, Taman Shin-Yokohama   ternyata memiliki peran lain yang sangat penting bagi Kota Yokohama. Fungsi penting ini adalah menjadi salah satu sistem pengendalian banjir dan luapan dari wilayah Sungai Tsurumi.

Berikut tampilan Taman Shin-Yokohama yang menjadi tampungan air sementara dari luapan air sungai:

Taman yang Dibangun untuk Menampung Air Banjir

Tampilan elevasi yang di desain khusus pada Taman Shin-Yokohama untuk menampung air banjir sementara.
Kredit Gambar: /Flickr

Taman Shin-Yokohama   berada di dalam kawasan yang dikenal sebagai Tsurumi River Multi-Purpose Retarding Basin atau kawasan retensi multifungsi Sungai Tsurumi. Kalau dijelaskan dengan bahasa awam, kawasan ini dirancang untuk menampung luapan air sungai saat terjadi hujan lebat atau topan.

Ketika cuaca normal, area tersebut digunakan sebagai taman kota untuk wisata dan fasilitas olahraga. Namun saat debit air Sungai Tsurumi meningkat drastis, sebagian air akan dialihkan ke kawasan ini untuk ditampung sementara. Inilah contoh taman multi fungsi di Jepang yang sangat berguna!

Sistem tersebut membantu mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman dan daerah perkotaan yang berada di hilir sungai.

Salah satu hal paling menarik dari Taman Shin-Yokohama   adalah desain Nissan Stadium yang berada di dalam kawasan tersebut. Stadion yang menjadi markas klub sepak bola Yokohama F. Marinos ini dibangun menggunakan struktur pilar besar sehingga bagian bawahnya tetap dapat dilalui air ketika kawasan retensi terisi luapan banjir.

Artinya, stadion tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga berkapasitas sekitar 72.000 penonton, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir yang telah direncanakan sejak awal.

Desain seperti ini menunjukkan bagaimana Jepang menggabungkan kebutuhan ruang publik dengan kebutuhan mitigasi bencana dalam satu kawasan.

Netizen Senang Melihat Fungsi Taman Shin-Yokohama

Fungsi Taman Taman Shin-Yokohama untuk tangani banjir bukan sekadar teori! Pada saat badai Jangmi datang menyerang, taman ini menampung luapan sungai dan banjir. Jadinya area sekitar taman tersebut aman tidak terkena masalah genangan air.

Nih, ada postingan soal gembira-nya warga Jepang meliahat fungsi penangkal banjir Taman Shin-Yokohama :

Rasa terima kasih dan gembira ini membuat kagum netizen Jepang yang tinggal di daerah kena banjir. Mereka merasa pemerintah daerah Jepang yang rawan banjir butuh fasilitas multi-fungsi seperti Taman Shin-Yokohama!

Fungsi yang mengamankan dari banjir ini terlihat lebih baik saat banjir-nya sudah surut. Berikut adalah tampilan surut pada Taman Shin-Yokohama pada 4 Juni 2026 setelah badai berlalu:

Infrastruktur dengan Fungsi Tersembunyi Tapi Penting untuk Masyarakat!

Kalau orang luar melihat Taman Shin-Yokohama , mereka belum tentu paham soal fungsi anti banjir-nya. Hal seperti ini tentu menarik untuk pembuatan fasilitas umum sebuah kota.

Taman dengan mult-fungsi bisa membawa daya tarik tersendiri bagi warga. Namun, saat kondisi darurat, taman tersebut bisa jadi spot evakuasi, penampung luapan air ataupun tembok penahan tsunami. Semua ini harus diimpelentasikan di setiap kota.

Infrastruktur Jepang berhasil mengubah sebuah kawasan yang berfungsi sebagai taman dan pusat olahraga menjadi infrastruktur yang mampu membantu melindungi kota dari ancaman banjir.

Sekilas tempat ini memang terlihat seperti taman biasa. Namun saat hujan ekstrem atau topan datang, Taman Shin-Yokohama  berubah menjadi salah satu benteng penting yang membantu melindungi Yokohama dari ancaman banjir.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Pendaftaran Siswa Baru

banner

Artikel Terbaru